This blog is NOFOLLOW Free!

Entries Tagged 'Curhat' ↓

Apakah Pemerintah akan Memblokir Jejaring Sosial?

Pemerintah mempunyai peran strategis secara hukum untuk menyelesaikan polemik penggunaan jejaring sosial oleh anak dan remaja Indonesia dengan memberi sanksi tegas terhadap pelanggarnya, termasuk memblokir laman itu, kata Edmond Makarim kepada Antara News, Selasa, di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat.

Dosen hukum telematika UI ini mengatakan, melalui polisi, pemerintah berwenang meminta informasi tertentu kepada situs jejaring sosial untuk kepentingan penegakan hukum.

“Pemerintah bahkan bisa memblokir jejaring sosial jika sudah dianggap mengganggu stabilitas negara,” tegas peneliti senior Lembaga Kajian Hukum Teknologi Fakultas Hukum UI itu.

Dia melanjutkan, selain pemerintah, yang juga memainkan peran pokok dalam menjauhkan anak-anak dari pengaruh buruk jejaring sosial adalah masyarakat dan keluarga, bahkan keluarga menjadi saringan terkuat terhadap perkembangan komunikasi berbasis internet.

“Orangtua harus bisa mengenali kapan seorang anak pantas mengakses internet,” tegasnya.

Edmond bahkan menyebut orangtua bisa menggunakan piranti lunak untuk memblokir laman-laman internet yang melanggar susila dan norma masyarakat.

Namun upaya itu belum cukup tanpa menuntut peran pihak lain seperti pengelola warung internet (warnet) dan produsen teknologi informasi, karena meski pengawasan sekolah dan orangtua sudah optimal, maraknya warnet dan aplikasi “gadget” atau “smart phone” membuat orangtua semakin susah melindungi anak dari dampak buruk jejaring sosial.

“Penyedia jasa internet seperti warnet harus membangun tata kelola yang benar,” katanya menawarkan solusi.

Caranya, demikian Edmond, dengan membangun warnet yang tidak tertutup atau mencatat orang-orang yang menggunakan jasa warnet, sementara untuk “gadget” orangtua sebaiknya menimbang apakah anak benar-benar membutuhkan jenis teknologi seperti itu.

Edmond menolak menabukan jejaring sosial untuk anak karena manfaat jejaring sosial untuk masyarakat terlampau banyak.

“Yang harus ditindak adalah konten dan oknum yang menyalahgunakan jejaring sosial itu. Dan yang terpenting adalah etika masyarakat. Itulah yang mendasar dalam pembangunan negara dan bangsa,” pungkas Edmond. (*)

sumber: ant

Jam Sekolah Pagi 06.30

Tanggal 5 Januari 2009 diberlakukannya jam baru bagi pelajar sekolah yaitu jam 06.30. Ini merupakan antisipasi kemacetan yang terjadi untuk wilayah Jakarta. Bagi saya ini tidak begitu nyaman, walau saya bukan seorang pelajar, bukan juga seorang guru. Hari biasa berangkat jam 05.45 yang notabene jalanan masih begitu lengang, bisa nyantai dalam mengendarai sepeda motor yang sudah tua. Sejak diberlakukannya jam sekolah, berangkat pukul 05.45 sudah merasakan kemacetan dan tidak bisa nyantai dalam mengendari kendaraan, karena mengejar waktu jam kerja kantor.
Sekarang akan diberlakukannya lagi jam kerja untuk karyawan swasta berdasarkan wilayah, Jakarta Utara dan Pusat jam 07.00, untuk wijalah Jakarta Timur dan Jakarta Barat jam 08.00 dan untuk Jakarta Selatan jam 09.00. Banyak yang menuai protes, kenapa tidak sarana transportasi yang diperbaiki, sehingga akan beralih ke sarana ini.
huuuu….uuh..

Tahun Baru 2009

Kebisingan suara petasan dan trompet, memecah kesunyian. Kenapa semua harus dilalui dengan seperti ini. Setidaknya harus merenung untuk tahun yang baru, dengan harapan baru, dengan segala hal yang perlu di koreksi atas kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat ditahun silam.
Apa smua lupa dengan itu semua.. dengan segala kejelekan, kekurangan, dan dosa-dosa yang telah diperbuat. MENGAPA??????
Renungkan wahai semuanya.. apa besok kita bisa lebih baik.. apa besok kita bisa memperbaiki semua..

Dirgahayu Republik Indonesia ke 63

Haloo Indonesia…. Tanah airku tercinta, tempat aku lahir dan dibesarkan sampai saat ini.
Bertambahnya usiamu, kita berharap semua semoga rakyatnya tetap tentram, makmur dan damai, tanpa ada rong-rongan dari pihak manapun yang berusaha mengadu domba.
Maraknya kasus-kasus korupsi yang menyengsarakan rakyat sendiri (sama dengan jeruk makan jeruk). Yang lemah selalu tertindas. Semoga dengan semangat untuk bangkit di usia Indonesia yang ke 63 ini bisa memberikan inspirasi bagi “wong duwur” peduli “wong cilik”. Mampu memberantas kemiskinan.
Indonesia.. Indonesia… negeri yang subur…

Indonesia Raya

Continue reading →

Komitmen

Terbesit dalam benak kita mendengar sebuah kata komitmen. Untuk pimpinan, HRD, atau untuk sebuah keluarga. Pimpinan mempunyai komitmen yang begitu muluk-muluk untuk mendapatkan suara, untuk dapat bertengger di kursi kepemimpinan. Tapi apakah benar komitmen itu akan dapat dicapainya??

Pimpinan bidang HRD, merekrut karyawan dalam sebuah perusahaan. Dipertanyakan juga tentang komitmennya saat pertama bertutur kata manis mengangkat pegawai. Bukan hanya dengan iming-iming gaji yang tinggi tapi ternyata tidak dipenuhi dengan alasan

Keharmonisan Rumah Tangga

Banyak lajang Muslim gelisah menunggu jodohnya. Disisi lain, banyak pula pernikahan pasangan Muslim yang terancam perceraian. Bagaimana mengawali pernikahan agar menjadi “Rumah” yang nyaman?

Ada tiga kunci untuk menjaga keharmonisan dalam Rumah Tangga :

1.